Belajar Scuba Diving di Tulamben

IMG-20140324-WA0021
we are now certified diver

Berawal dari cetusan Mamo di grup Bolang, kita akhirnya setuju ambil course Open Water di Bali, karena kata Mamo, tempat sertifikasi akan tercantum di ID Card kita. “Gak mau kan di ID lo adanya Pulau Seribu, Jakarta” hahahaha, Mamo pongah gilak. Untuk tempat course, mau ngapain aja di Bali, kami serahkan semua pengurusan itinerarynya pada Sherly, EO travel terpercaya nih… bisa budgeting sesuai tebel-tipis kantong.

Hari H tiba, etta terbang dari Bandung ke Ngurah Rai, sementara teman-teman lain dari Jakarta, gak sanggup rasanya kalo ikut terbang dari Jakarta juga, stress bok! jauh! Sampai di Bali kita langsung makan malam di Bu Andika dan belanja sedikit di Krisna. Lalu lanjut perjalanan ke Amed. Kami menyewa Avanza untuk trip kali ini, Mamo yang nyetir. Berangkat dari Denpasar jam 8 malam, tengah malamlah sampai di Amed. Setelah sempat nyasar mencari homestay, check in, langsung tidur.

 

Bangun pagi pengen liat sunrise, pergilah Etta, Tanti, Mamo dan Gilang cari spot sunrise, Maul dan Sherly masih tidur. Kami dapat view outstanding di Pantai Amed, sunrise di balik Dewi Anjani… uwooooooowwww. Sudah terang, balik ke homestay, check out, siap-siap belajar.At Jembeluk Beach, Amed

Kami ambil course di Jukung Dive Amed, Bali. Sebetulnya sekalian nginep juga, tapi karena jadwal kita yang maju, malam pertama kita stay di homestay Adi dulu. Karena grup agak banyak, supaya fokus kita dibagi 2, cewek-cewek baca buku dan nonton dulu (belajar nih), cowok-cowok langsung kelas water confinement, etta? cewek kw boleh nyebur ikut cowok-cowok dooong :pAt Jukung Dive

Suit up (edan, wetsuit di surface tuh panas bangettt yak), pengenalan gear, tebak-tebakan weight, donning gear lalu… masuk air! Oh Tuhan… rasanya bernafas dalam air… seneng bangeeeet! Kita belajar atur buoyancy dengan breath in-breath out, finning, turning, signing, sitting, hovering… bolak-balik di dalam kolam kecil itu. Senangnyaaaa. Sehabis makan siang, giliran kita yang baca buku, nonton modul daaaan, ngerjain knowledge review… boring as hell, tapi wajib dikerjain, pengen aman kan nyelamnya?!

Malamnya kita main ke Tulamben, dinner sama Meity dan FX yang menyelam dengan DC disana. Sempat nyasar (lagi) di kegelapan, jejeritan ga jelas…hahahaha, parno kak kalo gelap-gelapan :vFB_IMG_1461113212226

Pagi menjelang, kami akan menyelam beneran. Salah satu keuntungan course di Bali adalah viewnya. Bayangin aja, log pertama langsung liat-liat wreck ship! Ya, USAT Liberty akan jadi host kami hari ini. Kami berjalan diantara kerikil besar di pantai tulamben yang berbatu, pasang fins, kasih ok sign lalu kosongkan BCD daaan… we’re underwater! Dua log hari ini diselesaikan dengan senang hati. Ga terlalu banyak sadar view karena masih sibuk mengatur buoyancy nih. Oh iya, kamera underwater sebenarnya strictly forbidden buat OW student yang masih cupu buoyancynya kayak kita. Tapi etta minta pengecualian sama om instruktur tertjintah, jadi bawa kamera di kantong BCD dan cuma boleh dikeluarin kalo ngga riweuh :pWith Gilang, Maulana, Sherly, BDVL and Tanti at Tulamben Beach

DSCN0777
belajar buddy breathing kalo ga salah

Hari kedua kita pindah spot, kita main di drop off dan coral garden. kemarin Maul cuma selesai 1 log, jadi untuk tetap bisa jadi Open Water diver dia harus selesaikan 3 log hari ini. Melihat kesempatan, etta udah meminta dengan manis, sampai memohon supaya bisa ikutan 3 log bareng Maul, dan dikasih…hahahaha. Horeeeee.  Sebelum turun ke drop off, kita belajar berbagai keterampilan dulu di 5 meter, lalu… going deep to 18 meter di drop off. Sebagai anak baru, drop off ini sebenernya ga menarik, karena critter yang banyak di drop off ini perlu pengalaman untuk melihatnya, walaupun ditunjukin sampe dicolok-colok critternya juga yang kelihatan paling lionfish dan starfish doang, ngenes banget kan…

Dive kedua, kami rencana pecah rombongan. Mamo, Sherly, Tanti tetap bareng Om Sid instruktur kami, dan Etta ikut Maul yang dibawa sama Bli Komang. Waktu berpisah di Coral Garden kami udah disuguhi schooling fish yang banyaaaaaak banget. Senang liatnya 🙂 Lalu lihat patung di depan matahari resort, cantiiiiik banget deh. Diving cuma bertiga gini lebih relaks, etta cukup santai mengatur buoyancy dengan nafas sekarang, ditambah sedikit duckdive sih kalo susah…hehehe.

DSCN0853
maul and the schooling fish
With BDVL at Jukung Dive
Suci place, matahari resort

Waktu Surface Interval, etta iseng bilang ke Bli Komang, pengen lihat hiu… ok kata Bli Komang, semoga ada… dan etta pun turun dengan setengah tangki sisa dive tadi.

Coral Garden bagian sini ga asik dilihat, mata yang belum biasa nyelam ini liatnya kosong dan kosong aja, paling foto-foto di koral buatan bentuk pesawat, foto-foto lagi, tapi ga ada yang bagus untuk dilihat. Bosan.

Bli Komang kasih sign bumphead, dan ada 2 bumphead parrotfish datang, guedeeee. karena songong dan udah sering liat parrotfish, etta ga terlalu senang, ada goatfish juga sama, pasang muka bosen…

DSCN0881
bumphead parrotfish, resident usat liberty nih

Tau-tau Bli Komang kasih sign tangan diatas kepala, sign shark! Woooooow, ada 2 blacktip reef shark di depan, yang satu lagi hamil perutnya gedee (soktau).

DSCN0889
black tip reef shark @coral garden tulamben

Bahagiaaaaa banget setelah itu… semua difotoin, dan hasilnya alhamdulillah bagus *kibas snorkel*

DSCN0892
clownfish and the anemone
Neng Etta Subekti
the nearly missed triggerfish with the moray

Sore itu kami belajar dan mengerjakan semua tes, mau mati deh ngerjain itungan RDP >_<

Dan kita semua lulus with flying colors…

Esok hari kami semua didaftarkan ke PADI sebagai certified diver level Open Water doooong, berarti kita udah boleh nyelem sampai kedalaman 18 meter *tepuk tangan*

Si kakak pertama udah jumawa aja, mau bikin Bolang Diver, yang non diver mau dikick dari grup. Wkwkwkwkwk, kedzaaaaam.

So, mau kemana lagi kita habis ini? *kibasikibasIDanget*

 

Tips untuk memilih DC tempat course :

  1. Tentukan tempat dan budget
  2. Kalau di tempat wisata internesyenel kayak Bali ini most of the dive centers speaks English, jadi kalo perlu instruktur berbahasa Indonesia, jangan lupa dikomunikasikan
  3. Always… always listen to your instructor / DM
  4. Jika mau kece-kece course di Amed/Tulamben, jangan lupa masukkan 2 hari tambahan untuk perjalanan darat dari dan ke bandara ke dalam itinerary, sekalian untuk menghabiskan no fly time juga kan sebelum pulang
  5. Untuk stay, etta lebih memilih Amed dibanding Tulamben, lebih hidup suasananya, makanan lebih banyak, view bagus. Tulamben cuma ada pantai berbatu itu doang… hiks
  6. Jangan lupa attitude, kita mau senang-senang kan, ketemu sesama diver dari penjuru dunia… *bolang dilarang komen :p*

 

Ciao, see ya on my next trip ^^

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s