Nengetta semalam di Tejakula

Nengetta semalam di Tejakula

whatsapp-image-2016-12-15-at-11-57-251
neng, ndrian ajeee

Rencana trip timuran itu sebetulnya ke Banyuwangi atau Bawean. Tapi karena pak ketuaboss dan bang telapakkaki php dan membatalkan acara, etta bingung dong mau kemana di timur sana. Lanjut Bawean ga mungkin karena perlu tim pasti. Tetap di Banyuwangi kok males ya, hahaha. Lanjut ke Bali aja gitu? tapi ga tau mau ke Tulamben atau cari spot lain, jadi belum kontak mamang coach di sana. Iseng cari tempat nginep di air bnb, eh kok ada tempat murah yang kece di spot yang sekitarnya villa mahal semua, liat reviewnya 99% bagus, banyak aktivitas asik pula… coba deh booking.

whatsapp-image-2016-12-15-at-11-58-448
the garden

Sampai di Bali etta masih galau sebetulnya, kalau ada bis gilimanuk – amlapura sebetulnya etta pasti langsung pergi ke tulamben. eh karena bisnya cuma sampai singaraja jadinya lanjut plan B, mampir ke Tejakula dulu. Dari Singaraja naik angkot, lalu lanjut ojek sampai ke desa Les. Sore sampai di Segara Lestari, community centernya desa Les, disambut Pak Gede di sini. Karena udah capek dan bau banget, etta ijin langsung mandi, lalu makan malam nanti di restoran.

whatsapp-image-2016-12-15-at-11-57-252
kamarnya…
whatsapp-image-2016-12-15-at-11-57-221
kamar mandinya

Kamarnya cantik dan besar, untuk harga segini, lumayan banget loh ini kamarnya. Kamar mandinya cantik, dengan kerikil cantik di tempat showernya. Etapiiii, ini model open bathroomlah, kebuka itu atapnya. Mampuslaaah. Mana berani pipis nanti malam coba T_T

Ya udah, secepat mungkin mandi, nyuci baju sedikit lalu keluar sebelum gelap. Pergi ke restoran, ga tau mau makan apa padahal. Ketemu Bu Made dan bilang pengen belajar masak sama dia besok, janjian deh jam setengah tujuh ke pasar bareng. Karena belum lapar, dikasih sepiring buah sama Bu Made dan demi toutatis ini mangga termanis yang etta pernah coba, secara belom makan manggalah etta sampai akhir tahun ini.

whatsapp-image-2016-12-15-at-11-57-23
mangga paling manis

Makan, pamit tidur deh. Bingung kan gimana cara tidur sendirian? Belum capek pula. Terpaksa pake cara hakiki, ngumpet di bawah selimut, nyahahahahaha.

whatsapp-image-2016-12-15-at-11-57-24
the last resort, nyumpuuuut

Bangun pagi, langsung jalan-jalan pinggir pantai yang cuman lima langkah dari kamar. Eycieeeh, semacam pacar aja lima langkah. Pantainya dibatasi penahan ombak dari batu guede, ada beberapa tangga buat entry point yang mau nyelem kayaknya, dan istimewanya sepanjang panyai ini dibatasi jalan setapak panjang dari bata merah. Duuuuh, etta berasa dorothy banget jalan di red brick road. Dudududu.

whatsapp-image-2016-12-15-at-11-57-22
the red brick road
whatsapp-image-2016-12-15-at-11-57-211
asik buat jalan, lari, foto yekann

Seperti di beberapa review sebutkan, Segara Lestari ini tempatnya beberapa aktivitas komunitas desa Les ini, salah satunya adalah pembuatan garam tradisional. Karena musim hujan etta pikir bikin garamnya distop dulu, eh ternyata ada juga ibu yang pagi itu siap-siap menjemur garamnya.

whatsapp-image-2016-12-15-at-11-57-231
salt farm, the restaurant in the back
whatsapp-image-2016-12-15-at-11-58-443
salt farm
whatsapp-image-2016-12-15-at-11-57-25
penarik kapal
whatsapp-image-2016-12-15-at-11-57-21
segara lestari community center
whatsapp-image-2016-12-15-at-11-58-441
ga tahan ga fofotoan
whatsapp-image-2016-12-15-at-11-58-447
Ibu pembuat garam

Menurut Bu Made, rasa garam ga cuma asin loh, ada rasa lain seperti pahit atau kalo garam hasil Les ini ada tone manisnya. Ahahaha, ga ngerti ettaaaaa. Pulang aah, siap-siap ke pasar.whatsapp-image-2016-12-15-at-11-58-445

whatsapp-image-2016-12-15-at-12-20-18
pasar

Di pasar kaki bukit ini ternyata sayuran udah pada habis. Kata Bu Made sebenernya banyak sayuran biasanya, sayang sekarang habis banget. Ditanya pengen makan siang apa ya etta bilang terserah, doyan segala etta mah. Bikin ikan bakar aja gitu? Hayuuuuuuuk. Bu Made beli ikan di sebuah kios, yang ternyata semua ikannya hasil tembakan. Wuoooooh senangnya. Ini nih, kios ikan sustainable, patutlah diborong semua, eh cuma beli ikan amplasan aja kok.

whatsapp-image-2016-12-15-at-12-20-21
bersihin ikan
whatsapp-image-2016-12-15-at-12-20-162
see, headshot
whatsapp-image-2016-12-15-at-12-20-17
ikan segar, hasil nembak. TERBAEKKKK!!!

Lalu beli sedikit tahu dan toge di warung luar pasar.

Pulang lalu sarapan. Etta nunggu nih acara sarapan ini. Kata reviewnya sih bakal disuguhin jaje bali, bukan nasi goreng atau roti bakar dan sosis yang membosankan itu…

whatsapp-image-2016-12-15-at-11-58-4410
jaje godoh dan jaje injin

Sepiring jaje injin dan jaje godoh bersama sepiring buah segar datang. Aaah, senangnyaaaaaa. Habis difoto diabisin secepat kilat. Jaje godoh tuh pisang goreng, enak kayak pisang goreng gitu (menurut ngana?). Jaje injin itu ketan kukus yang dikepel-kepel, diberi kelapa manis tapi bukan unti… unti kan pake gula merah ya, ini kelapanya putih dan muaniiiiiiisss, jadi terpaksa dipinggirin sebagian deh. Kalo ada kopi pait pasti nikmat banget nih, tapi sayangnya di sini kopinya bukan kopi banyutiis khas singaraja itu, excelso mah etta pass aja… too common :p

whatsapp-image-2016-12-15-at-12-20-191
main dengan Sami

Setelah main sebentar dengan Sami, pelajaran bikin makan siang pun dimulai. Menu kali ini ikan bakar, urap, tempe goreng dan sambal matah. Resepnya rahasiaaa yaaak. Hehehehe… etta share prosesnya aja. Selesai masak, langsung makan, sampe habeeeees ga bersisa. Enak bangetlaaah. Ikannya segar, berbumbu gurih pedas. Urapnya gurih dan wangi. Tempe gorengnya, jujur aja ga dimakan, da kaga doyan tempe tea (somong :p). Sambal matahnya bikin etta ngabisin seporsi sambal full, edan! wangi tanusannya wuduuuuh, bikin kalap, sumpah!

Ini chapter ikan bakar sedaap

whatsapp-image-2016-12-15-at-12-19-162
ikan dibelah
whatsapp-image-2016-12-15-at-12-16-42
salah satu bumbu, kunyit gedeee
whatsapp-image-2016-12-15-at-12-19-165
garam Les, kristalnya kotak-kotak lucuuuu
whatsapp-image-2016-12-15-at-12-19-168
dibumbuin terus didiemin
whatsapp-image-2016-12-15-at-12-19-161
dibakar skinside down. bagian atasnya dikasi bumbu, garam dan sesendok gula Les
whatsapp-image-2016-12-15-at-12-19-164
gula merah Les
whatsapp-image-2016-12-15-at-12-16-41
bolak-balik, jadiii deh

Ini chapter Urap enaaak

whatsapp-image-2016-12-15-at-12-19-163
bikin bumbu
whatsapp-image-2016-12-15-at-12-19-166
siangi sayuran, rebus
whatsapp-image-2016-12-15-at-12-16-44
bumbu ditumis kering
whatsapp-image-2016-12-15-at-12-16-401
sayuran dibumbuin deh
whatsapp-image-2016-12-15-at-12-19-16
bahan sambal matah
whatsapp-image-2016-12-15-at-12-16-402
sambal matah udah jadi!
whatsapp-image-2016-12-15-at-12-16-45
Menu lengkaaaap
whatsapp-image-2016-12-15-at-12-16-40
itadakimasu
whatsapp-image-2016-12-15-at-12-16-403
bersyiiih

Habis makan siang, langsung pamit ke kamar, packing kilat, pamit pulang deh ke semua… Hatur nuhun Pak Gede, pengalaman yang luar biasa di sini, pengen liburan lama-lama di sini aslinya etta. Nuhuuuun Bu Made, udah diajarin masak yang enak bangeeet. Insya Allah etta coba masaknya secepatnya, kalo ga males. Hahahaha

See you when I see you again Tejakula :* :*

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s